Monday, March 24, 2008
Grand Opening M2 CELLULAR
Pak Irwan Subik merupakan tetangga saya di Jatibening karena seringnya kami bertemu dan berdiskusi akhirnya dari diskusi tersebut kami memutuskan untuk membuka satu usaha baru di bidang HP. Kami berdua tidak mempunyai pengalaman tapi kami mempunyai teman-teman yang sudah berpengalaman dibidang tersebut, salah satunya adalah pasangan Pak Tris dan Bu Evie yang mempunyai 5 counter HP di Harapan Indah dan Bekasi Cyber Park. Sehingga banyak sekali transfer knowledge dari pasangan tersebut untuk kami sehingga bisa meminimalisir resiko yang akan kami hadapi dalam bisnis ini.
Itulah indahnya mempunyai teman-teman satu visi di Mastermind, mereka sangat membantu saya dalam mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan. Biasanya apa pun permasalahan bisnis yang sedang saya hadapi, saya selalu curhat dengan mereka baik pada saat mastermind ataupun melalu conference di YM.
Mohon doa dari teman-teman agar bisnis kami dapat berjalan lancar dan sukses.
Tks
Brgds
Sunday, February 24, 2008
(Sharing) Oleh-oleh dari Jogja
Sedikit sharing oleh-oleh dari Jogja.
Seperti biasa akhir minggu setiap bulannya saya pulang ke Jogja untuk menggaji karyawan sekaligus mengontrol beberapa bisnis disana. Pulang kantor jam 18.30, saya langsung menuju ke Gambir dan tepat jam 20.00 kereta Argo Lawu berangkat ke Jogja. Sampai Jogja jam 03.30, sedikit molor dari jadwal jam 02.56 (yang tertera di tiket).
Tks
Brgds
Imansyah Sutrisno
http://wulandarispa.blogspot.com
Tuesday, February 12, 2008
Mastermind Bekasi II
Saya sangat bersyukur mempunyai teman yang satu frekwensi di Bekasi. Awalnya gara-gara dibentuknya Mastermind (MM), pertemuan pertama diadakan awal Desember lalu dan pertemuan selanjutnya awal bulan Januari. Setelah itu barulah kerasa sekali bahwa teman-teman tersebut ternyata satu frekwensi, dan rasanya kangen sekali kalau belum curhat dan ketemuan. Padahal asal tau saja karena kami sama-sama amphibi dan memiliki fasilitas internet jadi hampir setiap hari kami bisa conference untuk sekedar curhat atau pun brainstorming untuk membuka bisnis baru, dan biasanya setelah conference langsung ketemuan malamnya. Jadi kadang-kadang MMnya gak direncanakan dulu.
Bermacam-macam ide bisnis yang bisa didapat dari MM ini, terlalu banyak malahan. Ihim yang punya banyak pengalaman tentang bisnis walaupun usianya masih muda dan hanya beliaulah satu-satunya yang full TDA di MM kami. Pasangan Bu Evie dan Pak Tris yang mempunyai 5 counter HP dan resto, Pak Ariev yang mempunyai banyak bisnis seperti peternakan, penggilingan padi, bakmi, warnet dan coming soon..tahu mekrok (bingungkhan apaan, tunggu aja dech tanggal mainnya) serta Pak Irwan yang mempunyai bisnis bengkel. Bapak yang satu ini boleh dibilang tempat kita curhat, beliau sangat wise sehingga sering memberikan advise yang sangat berguna khususnya bagi saya yang sering menggebu-gebu dalam berbisnis.
Semuanya di kelompok ini, mempunyai dream untuk mendapatkhan bisnis baru atau mengembangkan bisnis yang ada dan juga mendapatkan property (hot deal), yang semuanya tanpa biaya. Artinya kita berusaha untuk mempunyai property dan bisnis tanpa uang sendiri. Lihat saja gebrakan kelompok ini kedepannya mungkin malah bisa menggungguli founder TDA, amin.
Tuesday, January 22, 2008
Harapan Indah
Kemarin setelah conference dengan teman-teman Mastermind (MM) TDA Bekasi II (Pak Irwan, Pak Arief, Mas Ihim, Bu Evie dan Bu Aci), saya jadi penasaran dengan kondisi Harapan Indah Bekasi. Soalnya dari cerita pak Arief, katanya Harapan Indah akan menjadi kota mandiri dan akan menjadi kelapa gadingnya Bekasi. Tanpa buang waktu saya ajak Pak Irwan untuk survey ke Harapan Indah sepulang kantor, padahal kami berdua belum tau jalan kesana dari Jati Bening. Alhamdulillah teman-teman MM yang bertempat tinggal disana, Pak Arief dan Bu Evie (serta suaminya Pak Tris) dengan senang hati memandu jalan kami. Setelah kontak-kontakan dengan mereka kami akhirnya janjian untuk ketemu di outlet HPnya Ibu Evie dan Pak Tris di Sentra Bisnis Harapan Indah.
Akhirnya kami berkumpul di Fitrie Celluler (moga-moga gak salah ketik nama toko ya Bu Evie), disana kami sempat berdiskusi mengenai bisnis HP. Memang pasangan suami istri ini sangat luar biasa, mau menunda kesenangan untuk berbisnis. Pak Tris dan Bu Evie mempunyai 3 outlet HP di Sentra Bisnis dan 2 Outlet HP lagi di Bekasi Cyber Park (bekas Hero), serta dalam waktu dekat akan membuka bisnis baru di bidang food and beverage di Medan berkolaborasi dengan saudaranya disana.
Setelah outlet cellulernya tutup, kami mulai diajak puter-puter keliling Harapan Indah (Harpin) sambil berdiskusi tentang kondisi bisnis di Harpin saat ini. Memang sepenglihatan saya, Harpin akan menjadi kota mandiri yang sangat prospek untuk bisnis. Disana sudah ada Alfa, Sport center, dan akan dibangun hotel bintang tiga. Serta kalau daerah ini berkembang bukan mustahil mall juga akan muncul disini soalnya masih banyak tanah kosong yang mungkin peruntukkannya untuk ruko. Dan bagi bisnis saya juga merupakan peluang bagus karena spa hanya satu disana, kalau tidak salah tempatnya di Sport Center dan jika orang ingin menikmatinya harus menjadi member dulu dengan biaya yang relatif mahal. Saya juga sempat bertanya mengenai populasi daerah ini pada Pak Arief, katanya sich rumah yang sudah dibangun di sana sudah cukup banyak mencapai ribuan unit ditambah lagi beberapa perumahan di sekitar Harapan Indah, betul-betul berprospek cerah.
Kami bahkan sempat melihat lokasinya salon Moz5, kepunyaan salah seorang founder TDA Ibu Yulia. Setelah berbincang-bincang hingga hampir jam 11 malam kami pun pamit pulang. Saya sempat susah tidur karena membayangkan prospek bisnis disana, yah saat ini memang saya sangat butuh referensi teman-teman untuk mengembangkan bisnis di Jakarta dan sekitarnya. Sebagai orang baru memang saya masih awam dengan kondisi Jakarta, beruntung saya mempunyai teman-teman di TDA khususnya MM TDA II Bekasi yang sangat mensupport saya dalam berbisnis. Setidaknya saat ini saya sudah punya satu alternatif lokasi lagi untuk "SS" Wulandari Salon and Daily Spa, semoga.
Monday, January 07, 2008
Just My Luck
Begitulah judul film drama komedi romantis yang baru saja saya tonton beberapa hari yang lalu di star movies. Mulanya saya menonton film ini karena salah satu film favorit saya adalah drama komedi romantis, jadi ketika membaca review film ini saya menjadi tertarik untuk menontonnya. Ceritanya ada dua orang yang berlainan latar belakang, yang perempuan dihinggapi keberuntungan sehingga apa saja yang ia kerjakan selalu sukses, sedangkan si prianya merupakan orang yang selalu buntung (un-lucky man), segala sesuatu yang dikerjakan pasti gagal. Tetapi meskipun ia sering gagal, ia selalu membantu dan menyenangkan orang disekitarnya.
Singkat cerita nasib baik si wanita pun tertukar dengan si pria, alhasil si pria menjadi orang yang selalu beruntung sedangkan si wanita menjadi buntung. Sehingga si wanita juga merasakan apa yang dirasakan oleh si pria tadi. Tetapi memang dasar si pria itu orangnya baik, ia pun membantu si wanita tanpa mengharapkan imbalan, mulai dari memberi makan sampai mencarikan pekerjaan untuk si wanita. Sedangkan si wanita berusaha agar keberuntungannya bisa kembali, akhirnya dia tahu kalau keberuntungannya tertukar dengan orang yang selama ini membantu dia. Pada akhirnya ia pun mendapatkan keberuntungannya kembali dan si pria juga tetap menjadi orangnya beruntung (lucky man).
Moral story dari film ini adalah kita tidak selalu beruntung dalam menjalankan hidup ini, kadang beruntung kadang buntung tapi itulah hidup yang seperti roda berputar. Ada kalanya diatas dan dibawah, ada untung dan rugi tidak selamanya kita selalu berhasil dan tidak selamanya kita selalu gagal. Intinya jangan menyerah dalam mengerjakan apapun. Dan kunci dalam meraih keberuntungan adalah berbagi terhadap sesama seperti sedekah atau pun menolong orang yang kesusahan serta berbuat kebaikan. Karena dengan berbuat kebaikan maka itulah tabungan kita yang akan kembali ke kita lagi.
Ingin menjadi beruntung, berbuatlah kebajikan setiap harinya :).
Brgds
Imansyah Sutrisno
081513012704
NB: Btw, kemarin saya sudah melihat ruko yang menjadi inceran saya cuma sayangnya hanya dapat discount 30 juta, padahal rukonya masih tanah kosong. Akhirnya saya mundurin penawaran soalnya kalau di booking sekarang dan masa pengerjaan setahun maka dalam satu tahun cash flow saya negatif. Moga-moga aja dapat ruko yang lebih baik dengan best deal tentunya :).
Monday, December 31, 2007
MALIBU SCHOOL OF PHOTOGRAPHY JOGJA
Pengen punya usaha sendiri
Penghasilan Jutaan perbulan
Bergabunglah bersama kami
Hanya dengan Rp. 1,500,000.00
Anda siap menjadi entrepreneur di bidang photography
Materi Pelatihan:
1. Pengenalan peralatan photgraphy
2. Pengenalan dasar photography
3. Lighting
4. Komposisi
5. Pelatihan Photoshop
Kelas Mulai:
- Tanggal 12 November 2007
- Tanggal 11 Februari 2008
- Tanggal 12 Mei 2008
Untuk para peserta yang mendaftar sebelum tanggal 20 Oktober 2007 dapatkan discount langsung Rp. 250,000.00
Info lebih lanjut, kontak:
Betry/ Try
Ruko Casagrande Kav. 24
Ringroad Utara Maguwoharjo Jogjakarta
Telp: (0274) 871025/Hp: 0815 1301 2704
Sunday, December 30, 2007
Tahun 2007, Tahun Penuh Berkah
Alhamdulillah, hanya itu yang dapat saya ucapkan ketika mengingat perjalanan hidup tahun 2007 ini. Yach...hari ini adalah hari terakhir di tahun 2007. Mungkin pada saat saya menulis blogs ini, banyak teman-teman yang sedang berlibur bersama keluarga setelah setahun berkutat dengan bisnis dan pekerjaan.
Saya ingat diakhir tahun 2006, kami (saya dan istri) mendapatkan amanah dari Allah SWT. Kami mendapatkan seorang putri yang sangat cantik dan lucu. Mulai dari sanalah kami rasakan perjalanan hidup terasa lebih mudah. Banyak suka dan duka yang harus dilewati pada tahun ini, tapi dengan adanya si kecil "Kevyn" membuat kami tetap bersemangat.
Di tahun 2007 ini, banyak sekali berkah yang kami dapatkan. Mulai dari bisnis, pekerjaan dan prestasi lainnya yang didapatkan baik oleh saya atau pun dari istri.
Yach, kalau diingat ketika saya akan memasuki tahun 2007 dengan kondisi keuangan yang masih carut marut, efek dari penipuan yang masih saya rasakan diakhir tahun 2006. Alhamdulillah, di tahun 2007 ALLAH SWT telah mengganti apa yang telah diambil dari kami.
Sedekah dan keikhlasan itulah kunci yang saya rasakan sebagai penolong kehidupan kami. Bermula ketika saya mendengar tausiah ustad Yusuf Mansur mengenai sedekah, yang saya anggap sebagai titik balik kebangkitan kami. Sampai saat ini pun tausiah tentang sedekah tetap saya putar terus di mobil saya ketika saya bepergian untuk terus mengingatkan saya akan dahsyatnya sedekah.
Semoga ditahun 2008, ALLAH SWT lebih banyak lagi memberikan hidayah dan berkah-NYA kepada kami sekeluarga, amin.



